Rabu, 11 Februari 2015

Brace Your Self! SNMPTN Sebentar lagi

05.48




Kabar gembira untuk kita semua. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, atau yang lebih dikenal dengan nama SNMPTN, akan resmi dibuka pada tanggal 13 Februari 2015. Tentunya kalian, siswa kelas XII sangat menantikan hal ini. Bagaimana tidak? Lima puluh persen mahasiswa baru yang dibutuhkan PTN diambil dari seleksi ini. Dan yang terpenting adalah TANPA TES.
Beberapa orang mengatakan bahwa SNMPTN itu hanya mengandalkan keberuntungan saja. Tapi saya pribadi tidak setuju dengan itu. Segala sesuatu itu terjadi karena ada sebabnya. Dan segala penyebab itu bisa jadi dipengaruhi oleh beberapa faktor yang ada. Memang benar, beberapa kejadian menunjukkan beberapa siswa yang bernilai sedang dapat mengalahkan beberapa siswa dengan nilai yang tinggi, dan dari sekolah favorit. Lantas, apakah kita bisa menyebut hal ini sebagai keberuntungan? Tentunya tidak. Orang-orang akademisi itu pintar-pintar. Tentunya mereka menyeleksi calon mahasiswanya tidak tanpa pertimbangan. Tentu ada faktor lain yang dapat membuat mereka lolos mengalahkan siswa dengan nilai yang lebih tinggi.
Setelah mencari beberapa referensi di media cetak dan maya, ternyata memang ada faktor lain selain rapor, yang dijadikan sebagai parameter dalam meloloskan calon mahasiswa baru. Lalu apa saja faktor-faktor tersebut?
1.       Rangking sekolah
Rangking sekolah disini selain akreditasi sekolah juga rata-rata nilai UN sekolah dibandingkan dengan sekolah lainnya. Beberapa waktu yang lalu saya ikut seminar kampus, ternyata beberapa kampus itu mempunyai data sendiri mengenai peringkat sekolah. Belum tentu sekolah berakreditasi bagus juga dianggap bagus oleh mereka.
2.       Prestasi non-akademik siswa
Selain nilai-nilai akademik, ternyata pihak kampus itu juga memperhatikan prestasi non-akademik. Jadi bagi kalian yang sejak kelas X hanya fokus mengembangkan bakat dan agak ketinggalan di bagian akademik, jangan takut. Masih ada secercah harapan.
3.       Prestasi alumni sekolah selama duduk di bangku kuliah
Meskipun sudah masuk PTN, ternyata tidak serta merta kita dapat bersantai-santai. Proses belajar kita selama di PTN kelak juga akan dijadikan pertimbangan untuk menyeleksi adik-adik kelas kita.
4.       Rasio pendaftar dan yang diterima tahun lalu
Nggak tau juga kenapa hal ini dijadikan sebagai pertimbangan. Mungkin dari sini, pihak kampus dapat mengetahui bahwa sekolah kita memang pantas untuk masuk ke kampus tersebut, karena terbukti  dengan banyaknya siswa sekolah kita yang masuk ke kampus tersebut.
5.       Track record sekolah
Track record sekolah itu rekam jejak sekolah kita. Jadi dalam tahun-tahun sebelumnya, pencapaian apa saja yang telah dicapai sekolah kita, apakah sekolah kita mendapat pandangan yang baik dari masyarakat atau sebaliknya.
6.       Hasil UN (Enas)
Meskipun pengaruhnya kecil (hanya 5%-10%), tetap saja kita harus menjadi yang terbaik di setiap kategori penilaian pihak kampus dalam menyeleksi calon mahasiswa baru.

Jadi intinya adalah, kita harus mengetahui hal apa yang membuat kita pantas untuk diloloskan oleh pihak kampus, dibandingkan dengan siswa lainnya. Kita harus mempunyai suatu hal yang positif,  yang menonjol, sehingga pihak kampus itu mau memasukkan kita. Ibaratnya, kita adalah barang dagangan dan pihak kampus adalah pembelinya. Pastinya setiap pembeli tidak akan mau menerima barang yang kurang baik.
Satu hal lagi yang penting, jika kita tidak lulus SNMPTN, kita tidak boleh patah semangat. Masih ada banyak jalur-jalur lainnya, masih banyak universitas-universitas lainnya yang mau menerima kita. Keberhasilan kita ditentukan oleh tangan kita sendiri, tidak ditentukan oleh pihak kampus manapun.

Written by

Salah satu pelajar kelas XII IPA 5 di MAN 3 Kediri, yang sedang berusaha mencari ilmu setinngi-tingginya agar bisa bermanfaat bagi banyak orang.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2013 Alfaruq Ant's Blog. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top