Mungkin beberapa di antara kalian sudah ada yang pernah menonton film Soe Hok Gie. Film tersebut bercerita tentang kehidupan seorang mahasiswa UI, yang juga menjadi aktivis di sekitar tahun 1965-1966. Dia adalah salah satu pemuda yang melawan keberadaan tirani di negeri Indonesia kala itu. Di dalam film tersebut, terdapat sebuah adegan dimana sekelompok orang berkumpul untuk mendengarkan musik dari salah satu mahasiswi bersuara merdu. Dan lagu yang dimainkan adalah Donna Donna, karya Joan Baez. Sebuah lagu yang memiliki makna yang sangat dalam. Kalau ada yang belum tahu, nih saya kasih liriknya.
Donna Donna
On a wagon bound
for market
There’s a calf
with a mournful eye
High above him
there’s a swallow
Winging swiftly
through the sky
{Chorus}
How the wind are
laughing
They laugh with
all their might
Laugh and laugh
the whole day through,
And half the
summer’s night
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
“Stop
complaining!” said the farmer,
“who told you a
calf to be?”
Why don’t you have
wings to fly with,
Like the swallow
so proud and free?”
{Chorus}
How the wind are
laughing
They laugh with
all their might
Laugh and laugh
the whole day through,
And half the
summer’s night
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
Calves are easily
bound and slaughtered,
Never knowing the
reason why
But whoever
treasures freedom,
Like the swallow
has learned to fly
{Chorus}
How the wind are
laughing
They laugh with
all their might
Laugh and laugh
the whole day through,
And half the
summer’s night
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
Donna, Donna,
Donna, Donna, Donna, Donna,Donna, Don
Kata Gie dalam
film tersebut, lagu ini mempunyai pesan bahwa kita sebagai manusia tidak boleh
menerima nasib buruk yang menimpa kita begitu saja. Kita tidak boleh pasrah
dengan keadaan sebagaimana anak sapi, yang hidup hanya untuk dibunuh, hanya
untuk dijadikan makanan dan tidak mempunyai kebebasan. Tapi, kita harus hidup
layaknya burung, yang terus berjuang dengan belajar sehingga dapat mendapatkan
kebebasannya.



0 komentar:
Posting Komentar